Tinta Airmata

Barangkali tinta hanya keluh airmata, menuliskan sajak dan malam yang tak sempat membebaskan sekeranjang mimpi: tentang kami.

Mungkin keberadaan nyata hanyalah injeksi khayalan siang; membelai seraut wajah dan kenangan. Aku belum lupa tentang letak alisnya yang tebal, sering bertampang tegas. Menyembunyikan mata redup yang tak lelah tersenyum melindungiku. Matanya: matahatiku.

"Karena aku sudah berjanji akan baik-baik saja"
Karena seiring sepertiga hati yang mengizinkan kata selamat tinggal itu, pada wujud rindu yang tak bisa kusentuh kini.

Tinta hanya keluh airmata, lama sebelumnya menyaksikan kematianku sendiri, seminit setelah pemergian cintaku...
Digg Stumble Delicious Technorati Twitter Facebook Reddit Furl RSS Orkut Blogger Blogger Deviant Art Google Reader

0 komentar:

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Template | Mas Mara
Copyright © 2011. Toko Online - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Mara
Proudly powered by Blogger